Rusia vs Kroasia, Perubahan Strategi Sbornaya

PialaDunia Jul 5, 2018

Tuan rumah Rusia akan berhadapan dengan Kroasia di perempat final Piala Dunia 2018, Minggu (08/7). Sbornaya bakal menerapkan strategi berbeda daripada ketika mengalahkan Spanyol lewat adu penalti di 16 besar.

Melawan Spanyol, Rusia main bertahan. Menurut gelandang Rusia Aleksandr Golovin, pendekatan defensif itu merupakan solusi terbaik untuk menghadapi tim sekelas La Furia Roja.

Namun Rusia sepertinya bakal lebih berani menyerang saat menghadapi Kroasia.

“Spanyol mendominasi penguasaan bola melawan tim manapun di dunia. Kami menemukan solusi untuk itu,” kata Golovin seperti dilansir FIFA.com.

Spanyol dan Kroasia sama-sama bukan lawan yang mudah, tapi mereka adalah dua tim dengan gaya berbeda. Untuk itu diperlukan strategi yang berbeda pula.

“Saya rasa melawan Kroasia kami akan mengoptimalkan kualitas terbaik kami dan berusaha main dengan gaya kami. Bukan berarti Kroasia lebih lemah daripada Spanyol. Hanya saja, Kroasia memiliki gaya berbeda,” lanjut Golovin.

“Mereka tak butuh menguasai bola sepanjang waktu untuk menciptakan kesempatan.”

“Ini lebih cocok buat saya. Saya tahu apa yang saya bicarakan. Saya melihat semua pertandingan mereka di penyisihan grup. Saya rasa ini akan jadi laga yang sangat berimbang. Tim dengan karakter terkuat dan menunjukkan determinasi lebih lah yang akan meraih keuntungan.”

Kroasia sudah mengantisipasi kalau Rusia tidak bakal sedefensif seperti ketika melawan Spanyol. Hal ini diutarakan oleh penyerang sayap Kroasia, Ivan Perisic.

Seperti dilansir FIFA.com, Perisic menuturkan: “Kami sudah melihat semua pertandingan mereka.”

“Mereka lebih menyerang di fase grup, dan lebih bertahan saat melawan Spanyol. Kami akan mempersiapkan diri untuk dua gaya permainan mereka itu.”

“Mereka mungkin tak memiliki individu-individu hebat, tapi mereka mengagumkan sebagai satu tim. Ini akan jadi laga yang berat.”